Jumat, 07 Juni 2013

Konsep Manajemen Pemasaran

A.Pengertian Manajemen Pemasaran 

Pengertian Manajemen PemasaranYang dimaksud kegiatan pemasaran adalah segala kegiatan yang berkaitan dengan mengalirnya produk dari produsen ke konsumen, seperti kegiatan penetapan harga, pengemasan produk, promosi dan distribusi. Menurut W. Stanton Pemasaran adalah sistem keseluruhan dari kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan pembeli maupun pembeli potensial.Manajemen Pemasaran adalah sebagai analisis, perencanaan, penerapan, dan pengendalian program yang dirancang untuk menciptakan, membangun, dan mempertahankan pertukaran yang menguntungkan dengan pasar sasaran dengan maksud untuk mencapai tujuan – tujuan organisasi.
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa manajemen pemasaran adalah sebagai kegiatan yang direncanakan, dan diorganisasikan yang meliputi pendistribusian barang, penetapan harga dan dilakukan pengawasan terhadap kebijakan-kebijakan yang telah dibuat yang tujuannya untuk mendapatkan tempat dipasar agar tujuan utama dari pemasaran dapat tercapai.

B.Konsep Manajemen Pemasaran 

Dalam manajemen pemasaran ada dua konsep yang dilakukan, antara lain : 

1.Konsep pemasaran (The Marketing Concept) 

Merupakan orientasi bahwa tugas pokok perusahaan adalah menentukan kebutuhan, keinginan dan penilaian dari pasar yang menjadi sasaran. Kemudian, menyesuaikan kegiatan perusahaan yang sedemikian rupa agar dapat menyampaikan kepuasan yang diinginkan pasarnya secara lebih berdaya guna serta berhasil guna dibandingkan pesaingnya. Dalam konsep ini, volume penjualan yang menguntungkan memang menjadi tujuannya. Akan tetapi, laba yang diperoleh dari volume penjualan itu harus didapat melalui kepuasan konsumen. 

2.Konsep penjualan (The Selling Concept) 

Konsep penjualan orientasinya berbeda dengan konsep pemasaran. Adapun yang menjadi prinsip dalam konsep penjualan antara lain : 
-Tugas utama perusahaan adalah mencapai volume penjualan setinggi-tingginya. 
-Para konsumen harus didorong untuk membeli dengan berbagai cara peningkatan penjualan.
-Para pembeli kemungkinan akan melakukan pembelian lagi. Apabila tidak membeli, masih ada konsumen yang lain. Perusahaan yang menganut konsep ini lebih mementingkan volume penjualan daripada kepuasan konsumen.

0 komentar:

Poskan Komentar

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Pengunjung

Flag Counter

Copyright © 2012. Profesional Pendidik - All Rights Reserved B-Seo Versi 5 by Blog Bamz